home HIBURAN, Sulap Menebak Ukuran Baju dan Sepatu

Menebak Ukuran Baju dan Sepatu

Pengenalan

Permainan ini tidak jauh berbeda dengan cara menebak tanggal lahir dan bulan lahir seseorang, hanya saja angka-angkanya lebih simpel. Hanya dengan tiga kali tahap perkalian dan penjumlahan, maka permainan pun selesai.

 

Cara Bermain

  • Suruh teman anda untuk mengalikan nomor ukuran bajunya dengan angka 2. (Misalnya nomor ukuran baju teman anda adalah 35. Jadi 35 x 2 = 70)
  • Suruh tambahkan hasilnya dengan angka 5. (70 + 5 = 75)
  • Suruh kalikan hasilnya dengan angka 50. (75 x 50 = 3750)
  • Suruh jumlahkan hasilnya dengan nomor ukuran sepatunya. (Misalnya ukuran sepatu teman anda adalah 42. Jadi 3750 + 42 = 3792)
  • Mintalah hasil akhirnya. Teman anda akan memberikan angka 3792.
  • Dengan data 3792 yang disampikan oleh teman anda, anda dengan penuh percaya diri mengatakan bahwa ukuran baju teman anda adalah 35 dan ukuran sepatunya adalah 42.

 

Trik dan Strategi

  • Gunakan angka-angka diatas secara berurut. Pertama suruh ukuran baju teman anda dikali 2. Tambahkan dengan 5. Kalikan 50. Jumlahkan hasilnya dengan ukuran sepatu.
  • Dari hasil yang di dapat, anda bisa menebak ukuran baju dan sepatu teman anda. Bagaimana caranya? Tanpa diketahui oleh teman anda, angka hasil akhir yang diberikan oleh teman anda, anda kurangi dengan angka 250. Misalnya di contoh tadi, 3792 – 250 = 3542. Nampak jelas, ukuran bajunya pasti 35, ukuran sepatunya pasti 42.
  • Anda bisa memvariasikan permainan ini dengan cara lain, misalnya menebak ukuran kaos kaki, menebak jumlah halaman buku, dan lain-lain.

 

 

=========================

Ditulis oleh : @idikms

Facebook Comments
TAGS:

IDIK SAEFUL BAHRI

Idik Saeful Bahri, S.H. adalah warganet yang aktif mempromosikan hubungan kuat antara Keagamaan, Kenegaraan, dan Kebudayaan. Bahwa ketiganya merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi, bukan merupakan bagian terpisah yang saling bertentangan. Islam, Indonesia, dan Tradisi, dapat hidup beriringan dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena diatas ketiganya berdiri suatu fondasi kuat yang alamiyah dari Tuhan, yaitu Kemanusiaan. Konflik atas dasar pertentangan diantara agama, negara, dan budaya, seharusnya dapat dihindari karena kesadaran akan unsur kesatuan makhluk (Kemanusiaan). Dalam sebagian tulisannya, Idik Saeful Bahri biasa menggunakan nama pena, yakni @idikms.

Tinggalkan Balasan

Bahasa Rakyat