home Dunia Kegelapan, NOVEL Dunia Kegelapan – Bab I (3)

Dunia Kegelapan – Bab I (3)

Sebelumnya Klik Disini

 

 

Dunia Yakjuj Makjuj berada di bawah dunia manusia dan dunia kegelapan. Dunia ini memiliki kemajuan ekonomi yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari kesejahteraan rakyat Yakjuj Makjuj yang hidup dalam kemewahan. Golongan-golongan yang berada di dunia Yakjuj Makjuj sangat terkenal dengan kerakusannya. Oleh karena itu, Al-Kuwail sudah sepantasnya memberikan dana yang sangat besar untuk menggerakkan kinerja Yakjuj Makjuj dalam mengembangkan persiapannya melawan Iblis.

Al-Kuwail sudah tidak ambil pusing dalam masalah dana, ambisi utama yang ada dalam benaknya hanyalah menghancurkan kekaisaran Iblis. Untuk mencapai itu, Al-Kuwail siap menghadapi semua resiko. Bahkan dengan mengancam setiap duta besar pun ia siap. Duta besar 12 negara yang berada di Saudi akan dia manfaatkan untuk mencuri emas di setiap negaranya dengan tatanan birokrasi terselubung yang tidak akan tercium oleh raja dan rakyatnya.

Tentu saja, Al-Kuwail akan memantau ke-12 duta besar yang dia undang dengan bantuan intelijen Saudi yang berada di bawah tangan kanannya sendiri. Karena apapun itu, ke-12 duta besar yang di undang memiliki potensi untuk melakukan pengkhianatan.

Dunia Yakjuj Makjuj berbeda dengan dunia kegelapan. Tapi diantara keduanya, memiliki lubang pemisah yang sangat banyak. Meskipun ada aturan dari pihak Iblis bahwa setiap setan yang hendak masuk ke dunia Yakjuj Makjuj harus dengan izin tertulis Iblis, tapi Iblis benar-benar sangat kesulitan dalam memantau aturan ini. Mengapa tidak, kedua dunia ini tersambung dengan pintu-pintu yang sangat banyak. Bahkan Iblis sendiri tidak mengetahui berapa banyak pintu yang ada untuk menghubungkan kedua dunia tersebut. Tapi setidaknya, 5 pintu inti penyambung kedua dunia di jaga oleh Kuantana, pengawal pribadi Iblis.

Sedangkan di dunia Yakjuj Makjuj, aturan itu tidaklah berlaku. Karena Yakjuj Makjuj mendapat kutukan sejarah, bahwa semua warga di dunia Yakjuj Makjuj tidak bisa masuk ke dunia kegelapan. Agak tidak adil memang, tapi inilah kenyataannya. Dunia kegelapan bisa masuk ke dunia Yakjuj Makjuj, tapi rakyat Yakjuj Makjuj tidak bisa masuk ke dunia kegelapan. Tentu saja ada hal yang harus kita ketahui. Bahwa rakyat dunia kegelapan yang masuk ke dunia Yakjuj Makjuj, harus menghadapi konsekuensinya.

Bangsa Yakjuj Makjuj sangatlah rakus akan harta. Oleh karena itu, sesosok setan yang masuk ke dalam dunia Yakjuj Makjuj haruslah orang yang memiliki harta yang sangat melimpah. Ketika sesosok setan masuk kedalam dunia Yakjuj Makjuj tanpa harta yang banyak, maka dia tidak akan bisa kembali lagi ke dunia kegelapan. Karena Yakjuj Makjuj menjaga setiap perbatasan lorong diantara kedua dunia. Ketika setan masuk, sang penjaga hanya membungkukkan kepala. Tapi ketika setan mencoba kembali ke dunianya, maka sang penjaga akan meminta dana yang sangat besar.  Jika si setan tidak memberikan apa yang diinginkan oleh Yakjuj Makjuj, maka dia harus menanggung sendiri resikonya.

Konsekuensinya ialah si setan yang terperangkap di dunia Yakjuj Makjuj, akan dijadikan budak tanpa ampun di sana. Tanpa bayaran. Tanpa makanan yang layak. Perlakuan yang melanggar kodrat.

Oleh karena itu, meskipun lorong di antara kedua dunia ini banyak, tapi hanya sedikit sekali setan yang berani mencobanya. Mereka yang kaya raya saja yang mencoba masuk. Setan yang kaya pun tetap harus mendapatkan izin dari Iblis jika tidak mau menghadapi masalah di kemudian hari. Harus jelas untuk apa keperluan ke dunia Yakjuj Makjuj.

Jika setan tidak mendapatkan izin dari Iblis, kemudian dia ngotot masuk, ketika dia keluar dan tertangkap basah oleh jajaran Kuantana, dia akan dihukum dengan hukuman penjara di neraka ringan yang diputuskan oleh Iblis di pengadilan. Perizinan ini dianggap perlu untuk menjaga kemungkinan adanya pemanfaatan yang tidak baik di dunia Yakjuj Makjuj. Karena sudah sangat populer, bahwa Yakjuj Makjuj adalah bangsa yang rakus, tapi juga penurut. Mereka akan melakukan apapun, jika di bayar dengan biaya yang sangat tinggi.

Walau memang Yakjuj Makjuj tidak bisa masuk ke dunia kegelapan, bagi kehidupan mereka, dunia  kegelapan merupakan salah satu aset dalam dunianya. Jika saja dunia Yakjuj Makjuj bermusuhan dengan dunia kegelapan, maka kerugian justru ada di pihak mereka. Ada hubungan yang tidak bisa di sanggah oleh Yakjuj Makjuj akan pentingnya dunia kegelapan.

Dengan perantara dunia kegelapan, mereka akan dengan mudah mengembangkan teknologi. Para Dewa telah membuat sebuah layar di pojok dunia Yakjuj Makjuj untuk bisa melihat dan memantau dunia kegelapan. Hal inilah yang bisa membuat dunia Yakjuj Makjuj mengembangkan pikirannya untuk maju dan berkembang.

Adapun kamera yang menghubungkan kedua dunia tersebut, memiliki kontrol di kekaisaran Iblis. Jika Iblis membencinya dan menutup akses ke dunia kegelapan, maka kemajuan dunia Yakjuj Makjuj akan terhambat. Hal tersebut berdampak pada peta perekonomian mereka. Dan tentunya, ekonomi merupakan tulang punggung kehidupan dunia Yakjuj Makjuj. Ekonomi hancur, dapat diprediksi kehidupan Yakjuj Makjuj kedepannya. Tatanan adat istiadat akan hancur. Diantara mereka akan saling serang dan saling bunuh. Keamanan tidak akan terkontrol. Dan semuanya bagaikan sebuah dunia yang jauh dari adab dan tatanan sosial.

Al-Kuwail menghabiskan banyak emas hanya untuk keluar masuk kedua dunia. Oleh karena itu, Al-Kuwail se-minim mungkin untuk tidak sering masuk ke dunia Yakjuj Makjuj. Dia konsep sedemikian rinci tentang pembangunan teknologi di istananya, kemudian ketika dia masuk ke dunia Yakjuj Makjuj, dia menyelesaikan hal-hal pokok yang harus dikerjakan oleh pasukan Yakjuj Makjuj yang telah ia bayar.

12 negara sekutu yang menjalin hubungan erat dalam bidang perdagangan dan militer berkumpul di kerajaan Al-Kuwail. Semuanya merupakan duta besar dari ke-12 negara tersebut. Negara-negara yang haus akan darah. Memiliki kekuatan hebat dari segala aspek ke-setanan. Dan merupakan negara-negara yang memiliki suara dan hak veto di Majelis Umum Setan (MUS). Ke-12 negara ini, ditambah dengan Saudi, menjadikannya sekutu 13. Ke-13 negara yang berada dalam kaitan ekonomi dan militer yang sama, memiliki sejarah yang sangat panjang hingga ke-13-nya diberikan hak veto oleh Iblis dalam Majelis Umum Setan.

Ke-13 negara yang dimaksud memberikan kontribusi yang sangat besar di dunia kegelapan, baik berupa penghapusan perbudakan, kesetaraan antara setan laki-laki dengan setan perempuan, penghapusan diskriminasi, hingga yang paling penting ialah beberapa negara dari 13 negara tersebut memberikan kontribusi paling maksimal dalam menghadang serangan para penyihir delapan belas tahun silam. Dunia penyihir yang melancarkan serangan besar-besaran terhadap dunia kegelapan, mengakibatkan dunia kegelapan dalam ambang batas kehancuran. Tapi beberapa negara dari 13 negara hebat tersebut memberikan perlawanan yang sangat besar. Salah satunya Saudi. Negeri gurun pasir ini salah satu diantaranya yang mengerahkan seluruh militer tanpa sedikit pun yang tersisa. Seluruh pasukan militer yang dimiliki, dia berangkatkan seluruhnya ke medan perang. Ya, semuanya. Tidak ada satu pun yang ditinggalkan. Dan dari kejadian inilah Al-Kuwail membenci Iblis.

 

 

========================

Ditulis oleh : IDIK SAEFUL BAHRI, S.H.

Facebook Comments
TAGS:

IDIK SAEFUL BAHRI

Idik Saeful Bahri, S.H. adalah warganet yang aktif mempromosikan hubungan kuat antara Keagamaan, Kenegaraan, dan Kebudayaan. Bahwa ketiganya merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi, bukan merupakan bagian terpisah yang saling bertentangan. Islam, Indonesia, dan Tradisi, dapat hidup beriringan dalam kehidupan sosial masyarakat. Karena diatas ketiganya berdiri suatu fondasi kuat yang alamiyah dari Tuhan, yaitu Kemanusiaan. Konflik atas dasar pertentangan diantara agama, negara, dan budaya, seharusnya dapat dihindari karena kesadaran akan unsur kesatuan makhluk (Kemanusiaan). Dalam sebagian tulisannya, Idik Saeful Bahri biasa menggunakan nama pena, yakni @idikms.

Tinggalkan Balasan

Bahasa Rakyat