Bab IV – Mengenal Medan (2)

Sebelumnya Klik Disini   Di sebuah gudang yang penuh dengan kardus, penuh dengan peralatan-peralatan yang sudah tidak terpakai, kursi, meja, dan beberapa barang bekas yang lainnya, melingkari sudut-sudut ruangan gudang itu. Di tengahnya berkumpul sekitar sembilan orang, semuanya duduk, hanya satu yang berdiri di hadapan delapan orang yang lainnya. Mudah ditebak sebenarnya. Orang satu-satunya yang …

Bab IV – Mengenal Medan (1)

Sebelumnya Klik Disini   Malam terasa dingin. Ditambah sepi. Angker, beberapa menyebutnya seperti itu. Suara angin sepoi-sepoi mengayunkan dahan pohon. Kabel-kabel PLN pun tak luput dari libasan angin malam. Air-air kolam bergelombang rendah. Jalanan sangat sepi. Sudah jam—sekitar—sepuluh malam. Maklum di tengah desa, jam sepuluhan sudah tak ada keperluan lagi. Tak ada istilah bekerja di …

Bab III – Bunglon Ala Intelijen (2)

Sebelumnya Klik Disini   “Saya butuh, segera,” Kombes Pol Dudung Ruanda meminta sekretaris pribadinya, Bripda Kokom Sumarsih untuk memanggilkan Briptu Joni, ada sesuatu hal yang kelihatannya Kombes Pol Dudung butuhkan. “Baik pak,” Bripda Kokom Sumarsih keluar ruangan. Dia mutar-muter setiap ruangan di Polres Cirebon untuk mencari Briptu Joni. Kesana-kemari dia tidak menemukannya. Gawat. Pikirnya. Pak …

Bab III – Bunglon Ala Intelijen (1)

Sebelumnya Klik Disini   Tengkorak 3 Bunglon Ala Intelijen   Orang awam akan berpikir keadaan Polres Cirebon sama seperti biasa, tak berubah, walau suatu waktu beberapa wartawan terlihat datang ke Polres tersebut. Padahal didalamnya, setiap polisi bekerja sangat keras. Mereka was-was akan pemberitaan negatif. Mereka mencoba agar kejadian 2 tahun yang lalu tidak terulang lagi. …

Bab II – Kisah Seorang Penumpang (4)

Sebelumnya Klik Disini   Sebuah mobil berhenti di depan rumah. Mobil sedan hitam berplat nomor AB. Dua orang berpakaian rapi—menggunakan jas dan kaca-mata hitam—keluar mobil dan mengetuk pintu rumah. Karlina membuka pintu. Dia heran dengan penampilan dua orang di depannya. Tak lama kemudian Kompol Boni muncul di belakang Karlina. “Siapa kalian?” tanya Kompol Boni. “Kami …

Bab II – Kisah Seorang Penumpang (3)

Sebelumnya Klik Disini   “Jadi cutinya kang?” “Jadi dong,” jawab Kompol Boni, yang ternyata pertanyaan tadi dari istrinya, Karlina. “Berapa hari?” “Pak Darta si bilang jangan lebih dari seminggu.” “Ya udah seminggu full.” “Dasar cewek, jalan-jalan terus kerjaannya.” “Kapan lagi coba? Kamu hampir setiap hari kerja. Bahkan hari minggu pun kerja. Kalaupun lagi gak ada …

Bab II – Kisah Seorang Penumpang (2)

Sebelumnya Klik Disini   “Saudara, kita beralih ke berita lain yang datang dari kota Cirebon. Dua kelompok geng saling serang di jalan Wahid Hasyim Cirebon. Empat orang meninggal dunia, dan tujuh belas yang lainnya terluka serta dilarikan ke rumah sakit terdekat.” Tayangan pembawa acara perempuan itu seketika hilang dan digantikan dengan tayangan kondisi sebuah jalanan. …

Bab II – Kisah Seorang Penumpang (1)

Sebelumnya Klik Disini   Tengkorak 2 Kisah Seorang Penumpang   Bus melaju seperti tak terjadi apa-apa. Bus tak punya perasaan. Beberapa menit yang lalu terjadi keributan di dalamnya, tapi dia tetap kalem. Tak terasa bus telah melaju beberapa kilometer dari sejak turunnya berandal tak jelas tadi. Hingga tiba-tiba setelah masuk kota Karawang, bus berhenti di …